huhuhuhu. jadi begince ceritanya. gue nyaris kecopetan, kecopetan hapeeee, coba kecopetan hati :(. ah sudalah. startingnya gini, ehm gue dari kampung melayu mau kekampus naik 18 species mikrolet KWannya alphard.mobil udah hampir penuh, sisa satu tempat didalam. dan gue duduk didalem. dipintu angkot yang posisinya ngadep belakang, ada mas-mas item kucel nan bau matahari, pas gue lewat, binder gue keseggol itu mas-mas dan jatuh. itu posisi handphone nokia 5300 yang ga ganti-ganti gara2 minta hp baru dan gak pernah dikasih uang buat beli yang baru sama abang gue, masih dalam keadaan dikantong blezer sebelah kanan. binder gue ambil dan gue langsung duduk. gue diapit sama 2 ibu2. gak lama ibu2 yang ngapit gue turun, dan mas2 yang tadinya ada dipintu pindah disamping gue. gue coba nahan bau dengan g nutup hidung, karena gue ngehargain mas-mas itu. eh ternyata mas itu copetttttttttt. oh no, ciri-cirinya :
- mukanya item dan jerawatan gak sembuh-sembuh disebelah pipi kiri
- bau ketek campur keringet
- bake celana panjang putih dan sendal jepit
- bawa jacket warna orange dan digulunh-gulung ditangan
sebelumnya gue jelasin, kemarin itu gue emang lagi males bawa tas, jadi gue cuma bawa map isi payung kotak pensil dan buku. selebihnya gue taruk kantong blezer.
mas-mas pun dengan niat dan doa yang matang melancarkan aksinya. tarrrrrrrrrrrrrrrrraaaa, tangannya dikuel2 jacket warna orange, posisi tangannya nyilang, tangan kirinya dia megang hp dy sendiri, dan tangan kanannya dngan cakap mencoba membuka kantong blezer gue, gue lagi g lemottttt untungnya. ketika tangannya dengan susah payah mau ngambil hape gue, dengan cepet-cepet gue pindahin hape gue kekantong sebelah kiri. dan gagalah aksi pencopetan itu. mas-mas itu langsung gugup sembari berharap kalau smg gue tutup mulut. dy juga bilang mau turun sama abang 18. sementara gue, mikir2 mau nusuk itu mas2 pake jarum pentul yang banyak dipasang dijilbab gue. FYI jarum pentul itu senjatanya cewek berjilbab dalam keadaan kepepet selain doa dan pertolongan Allah. tapi rupanya hati peri gue lagi bergerak, gue hgurungin niat buat balik jahatin pencopet itu. dia gagal dan dia turun dengan tangan kosongggg. hiyeahhhhhhhhhhh good job gina eh dina. jadi guys lo semua juga harus hati-hati. mending hati gue yang dicopet cowok sholeh tajir ganteng daripd hp gue yang dicopettttt.huhuhu
jaga baik-baik smartphone kalian, gejed kalian,apalagi yang apa-apa masih minta sama orang tua. jangan sok kaya dan ngekasta kalau lagi diangkutan umum. ci yuuuu muahahaa
Rabu, 23 November 2011
kece dan unyuu
Nah yang mau gue certain itu adalah temen-temen SMK gue. FYI aja, gue sekolah di SMK negeri 16 jakarta akuntansi yang punya sertifikasi halal, eh ISO maksudnya.
Adestia safitri. Species orang berkacamata dan bernalar ENG. Kalau ngomong sama ades harus pake definisi baik benar dan jelas. Soalnya dia lemooott. Des, gak marah kan? Ehm, katanya pas SMP itu dia dibilang konstantintompel. Tapi gue akui aura ades itu bagus banget. Tiap jalan dan ketemu temen gue. 5 menit kemudian pasti ada sms yang minta kenalin sama ades. Gede rasa deh ades, gue bilang begitu. Twiter ades g usah ditulis ya, nanti lo pada follow lagi.
Ayu Lestari @uniayuuu (gak usah difollow, biarin aja followersnya dikit), padang yang satu ini, patut dipertimbangkin untuk didoakan masuk surga. Tanya kenapa? Karena dia adalah individu yang ramah, manis, dan suka traktir (yang bener cuma kata yang paling akhir). Dia adalah temen ngayal paling unyu yang mencetuskan “kuingin kau pinang ku dengan ALPHARD” dan kita cewek-cewek bakal bilang “kutererima kau dengan hamdalah”. Istigfar banget gue sama padang satu ini.
Yang ketiga adalah gendis wulansari, nama facebooknya ghendiis winata kusuma kalau gak salah, sidepok satu ini, kata pacarnya cewek paling manis. Yeiyelah pacarnya secara. Gendis tu kocak, suka nyanyi. Kalau nyanyi doang pasti biasa. Gendis beda, penyanyi sekaligus aransemen, aransemen yang suka ganti-ganti lirik dan nada lagu orang.
Yang keempat itu gani silviantika @ganislv, kerjaannya ngewallin gue bilang kangen-kangen masa-masa SMK mulu. Aulah dia emang ngefans sama gue. Sempet hampir putus sama fandy pas ulang tahun gue. Tapi balikan dan long last sampai sekarang. Sekarang gani makin seksi dengan bodynya yang tiba-tiba langsing. Gan ades bagi tipsnya gan.
Yang kelima adalah nunik mariasari (yang kanan) @nunaay. Temen gue yang paling apa adanya. Gue bangga sama nunik karna nunik gak pernah ikut-ikutan tren. Dan terbukti, nunik lolos masuk UNJ. Mungkin karena dia super rajin belajar dan jadi dirinya sendiri. Dia pernah bilang sama gue kalau “sahabat itu gak ada, yang ada cuma kebutuhan”, teori itu bener banget. Contohnya kayak gini : sahabat lo tiba2 sms lo, yang biasanya jarang sms bilang begini “gue boleh gak cerita sama lo?” atau “ikut gue yuk, mau gak?” atau “mau bantuin gue gak”. Biasanya yang kayak gitu diawali pake basa bubur basi selalu ada alas an dalam setiap sms/mention/wall yang terkirim.
Yang keenam itu ada putri miranti marlinda @nengcepotcuput, cewek yang biasa berubah jadi monster kalau lagi kelaperan. Itu terbukti pas hari ulang tahun gue. Udah cukup tentang putri. Wkakak
Yang ketujuh itu ada nurlaila @eyyaeyye. Paling ribet. Kalau belanja suka lama terus muter2. jarang ada pulsa dan suka minta telpon. Yang tau nomernya ela, tolong diisiin pulsa, nanti sama ela langsung dijadiin pacar. Semangatnya keren, tapi gue belum liat konsistennya dia sampai sekarang. Bias ngebawa suasana orangnya.
Yang kedelapan adalah rizqi maulidiyati @rizqimaulid atau ubun. Mantan wakil ketua kelas XII akuntansi 2. gue sering maen kerumahnya. Mamah sama ayahnya qiem (nama gaulnya) baik banget sama gue. Ngerasa kayak keluarga sendiri kalau udah dirumahnya qiem.
Yang kesembilan itu ada siti fifi juwita (yang kibo sebelah gue) @vinzlerzwt. Cewek nekat parah yang manggil2 firly pas ditaman menteng dan disamperin. Tapi gagal. Karena firly udah keburu naik p20. mampus lo vi. Vivi kalau curhat suka sms panjang2. orangnya cantik baik lagi. Follow gih gakpapa. Beneran, dia suka traktir gue loh. Seriusan orangnya baik kalau udah ketemu.
Nah mereka itu adalah orang-orang yang berpengaruh dalam hidup gue selain orang tua gue, kakak2 gue dan orang2 hebat diluaran sana. Ayu sama vivi itu sahabat yang setia nemenin gue, ketika orang-orang freak ngeblokir facebook dan twitter gue secara sadar. Bilangnya gue kalau ngomong nyakitin. Tapi intinya senyakitinnya gue, gue masih punya banyak temen.bhihik udah ah, wasalam JJJ janan lupa follow kembaran gue yang berhati peri satu lagi @patridhinag
. oke
Jumat, 14 Oktober 2011
akhir dari narasi putih abu-abu
awal kunjungan industri di yakult
kelas kalau lagi gak ada guru
gue lagi negosiasi sama bu yeti, bukan dihukum ya.
jadi sporter bola satu kelas @gor sumantri
cupu-cupuan
break fasting 2010 akuntansi II
sama
every precious moment will be saved in heart
jalan-jalan ke bandung
tragedi pembatalan kelulusan gara-gara corat-coret. 2 cewek yang pake kerudung itu, penggalang dana pilox
selamat jalan narasi putih abu-abu. ingat aku sebagai teman masa lalumu.
kelas kalau lagi gak ada guru
gue lagi negosiasi sama bu yeti, bukan dihukum ya.
jadi sporter bola satu kelas @gor sumantri
cupu-cupuan
break fasting 2010 akuntansi II
sama
every precious moment will be saved in heart
jalan-jalan ke bandung
tragedi pembatalan kelulusan gara-gara corat-coret. 2 cewek yang pake kerudung itu, penggalang dana pilox
selamat jalan narasi putih abu-abu. ingat aku sebagai teman masa lalumu.
Sabtu, 08 Oktober 2011
Predator
Predator-predator kacang penghalang jalan
Perih, pedih, dan derita
Demotivasi, pencela dan penyindir
Berentetan dan teratur menyerang
Hidup bukan tidur
Hidup adalah nyata
Jangan menjadi orang bercita-cita sederhana
Jangan jadi pemimpi, jadilah pemimpin
Pemimpin untuk dirimu sendiri
Biarkan sahabatmu dengan jalannya masing-masing
Dengarkan saja dan jangan ikuti jalannya
Jadilah cantik
Cantik dari hati dan kecerdasan
Bukan dari benda yang kau pakai
Buatlah mereka iri
Iri bukan dari melihat dari apa yang kau pakai
Tapi iri dari apa yang kau rasakan
Kemudian susun kaca-kaca itu
Hingga membentuk bujur sangkar
Rapi dan sempurna
Itulah dirimu dengan perjuanganmu
Senin, 03 Oktober 2011
patridhinag's story
Nama gue gineung patridhina. Umur gue 18 tahun pada tahun 2011. gue lahir tanggal 17 juli 1993. g-i-n-e-u-n-g-p-a-t-r-i-d-h-i-n-a coba itung, jumlah huruf dalam nama gue ada 17 huruf. Lagi ya, gi-ne-ung-pa-tri-dhi-na, jumlah suku kata dalam nama gue ada 7. intinya , apa yang ada dalam nama gue, sesuai sama tanggal lahir gue. Ada lagi yang unik dari nama gue, buat mereka yang awam dengan catur prasetya, pasti nama gue bakal dikira nama gunung atau nama yang asalnya dari bahasa sunda. Padahal semuanya salah besar. Ayah gue adalah seorang polisi, ayah gue ngambil nama gue dari catur prasetya (kalau disekolah, kayak janji siswa gitu, bedanya yang ini kaya janji polisi terhadap negara). Artinya itu mengagungkan Negara. Pastinya ayah gue pengen gadis kecilnya ini jadi sesuatu yang berguna buat negaranya. Gue 5 bersaudara, gue anak terakhir. Jarak antara gue dan kakak gue nomor 4 itu jauh banget. Dia SMA, gue baru lahir. Pas gue lahir itu, usia ibu gue 43 tahun, sedangkan ayah gue 53 tahun. Bisa dibilang ayah sama ibu gue ambigu pas mau bikin gue. Iya iya enggak enggak. Tapi hasilnya, karya indah Tuhan ini lahir dengan sempurna. Karena jarak usia gue dan kakak-kakak gue yang terlalu jauh, gue gak terlalu deket sama mereka.
Usia brojol sampai gue kelas 2 SMP, gue tinggal sama orang tua gue. Sekolah di wirosari purwodadi grobogan. Inget banget pas TK , gue sekolah di TK Kristen, alasannya adalah TK itu yang paling deket jaraknya sama rumah gue. Berangkat pulang gue selalu dijemput sama ayah gue naik sepeda. Temen-temen TK gue selalu bilang “dhina dhina, mbahmu wis nyusul kuwi” (artinya “dhina dhina, kakeknya udah jemput tuh”) pas jam pulang sekolah. Gue kesel, itu kan ayah gue, bukan kakek gue. Dan terulang pas SD. Gue kangen dianter jemput naik sepeda sama ayah gue. Pas SD, gue sekolah di SDN 2 Wirosari, SD favorit di desa gue. Gue anak yang biasa aja disana, gak pinter, gak bodoh dan gak popular. Masuk 10 besar sering sih. Konflik SD wajar-wajar aja. Gak ada yang terlalu menarik pas SD.
Pas SMP, sedikit demi sedikit gue berkembang. Mulai aktif ikut ekskul disekolah. Ekskul ynag gue ikuti yaitu pramuka, sempet ikut jamboree, persami, dan jadi kakak dewan galang/pratami pas masih SMP. Belum sempet dilantik, gue pindah sekolah ke Jakarta . Ini mandat dari kakak gue yang pertama, namanya Hendro Harnowo, sedikit cerita tentang kakak gue, pentolan dari keluarga Soekardjo. Dia kakak gue yang patut jadi panutan, dia adalah seorang tentara yang baru menyelesaikan pendidikannya yaitu DIKLAPA dibandung. Sekarang pangkatnya mayor. Ayah dan ibu gue bangga banget sama mas hendro (panggilannya). Gue tinggal sama dia sekarang, dia yang atur segala macem sekolah gue. Istrinya juga baik banget, namanya Andalia Rahayu (mbak yayuk). Mbak yayuk itu sering ngasih esan moral yang terselip disetiap kata-katanya secara gak langsung. Sekarang mas hendro dinas di Aceh, kamis besok dia berangkat. Ini tugas negara yang berat, kasian Dimas sama Fira, harus jauh dari ayahnya. Sementara gue harus merangkap jadi embak-embak buat jagain mereka.
Balik lagi kemasalh pindah sekolah. Kontras antara sekolah di Jawa dan di Jakarta . Gue nangis setiap hari dan pengen pulang. Gue pindah sekolah yang tadinya SMP 1 Wirosari, ke SMP 33 Jakarta. Alasan kenapa di SMP 33 adalah SMP yang paling deket, jalan kaki gak pake naik-naik angkot, jadi gue gak bakal ilang. Gue sekolah siang, tiap pagi gue anter fira kesekolah TKnya naik sepede, gue piker transportasi sama aja, eh ternyata gue diketawain naik sepeda. Awal-awal kepindahan gue, kalau disekolah masih medok, ngomong masih belepotan, masih pake bahasa baku “aku-kamu”, dan temen-temen gue bilang suruh pake “gue-elo”. Akhirnya gue kebawa. Gue termasuk siswa yang rajin di SMP ini. Adaptasi gue lama banget, hampir setengah tahun. Pas gue naik kekelas 3 SMP, baru deh, gue punya temen yang bener-bener deket. Karena gue tergolong pinter disini, gue sempet ikut lomba matematika (asal lo tau matematika gue sebenernya biasa banget). Dan akhirnya gue kalah. Eh jadi inget, pas SD gue juga pernah ikut lomba senam “ayo bersatu” dan menang terus. Pernah juga ikut marching band, tapi posisi gue gak begitu bagus sih, gue cuma sebagai penari bendera. Ahahaha it’s not trouble for me, gue fun. Lulus SMP gue gak tau gimana ceritanya bias nyasar ke SMKN 16 Jakarta. Gue tercatat sebagai siswa akuntansi di sekolah kejuruan ini, bisa dibilang iconnya SMK di Jakarta Pusat. Berlabel halal, ISO punya. Sekolah yang ditakutin kalau lagi ada LKS akuntansi. Yap, kakak kelas gue, kaka gung dan kak rifky adalah siswa wakil dari Jakarta yang lolos keLKS tingkat nasional. Sekarang yang namanya kak rifky itu kuliah beasiswa di universitas Trisakti D3 perpajakan dan gratis tis tis. Temen seangkatan gue Ayu Lestari juga hebat, dia lolos sampai ketingkat provinsi. Nasibnya gak jauh beda sama rifky. Dia juga dapet beasiswa D3 perpajakan di Trisakti.
Sedangakn gue, gue gagal ikut SNMPTN jlur undangan dan tertulis. Entah karean factor gue salah ambil jurusan (tadinya gue pengen pend.sosiologi sama PKN, tapi yang gue pilih malah akuntansi dan management) atau factor belum rejeki. Gue juga gak lolos uji berkas STAN, gara-gara raport gue tanpa legalisasi kepala sekolah (kepsek kebetulan lagi gak ditempat pas hari gue minta legalisasi dan hari terakhir pengiriman berkas). Ngomong-ngomong gagal, kakak gue yang pertama juga pernah gagal masuk ABRI. Kegagalannya dipicu sama gak adanya dana buat pendidikan, padahal secara intelektual kakak gue mampu. Nah gue gak terlalu mikirin kegagalan gue, gue udah move on dan punya tekad buat bahagiain orang tua gue. Sekarang gue tercatat sebagai mahasiswa universitas Borobudur D3 akdm. Keuangan dan perbankan. Gue gak masalahin dimana gue kuliah, yang terpenting potensi baik yang ada dalamdiri gue. Gue juga saat ini magang disalah satu perusahaan asing yaitu Prime Asia Indonesia. Pas nulis ini, gue pake fasilitas perusahaan dikala waktu luang dan kerjaan gue udah selesai. Mohon maaf ya bu evie, fasiitasnya dipakai untuk keperluan ngeblog. Tanggal 5 nanti gue resign dan gue harus nyari tempat magang baru yang deket sama kampus dan salarynya bias nutup kebutuhan gue. Intinya gue pengen mandiri dan gak benaluin kakak gue. Gue gak mau banyak-banyak ngerepotin dan ngebebani.
Langganan:
Komentar (Atom)

























